Cek Penerima BLT UMKM Rp 1,2 Juta di BRI dan BNI, Buka Link eform.bri.co.id/bpum atau banpresbpum.id

Inilah cara cek penerima BLT UMKM Rp 1,2 juta di BRI dan BNI secara online. Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) cair mulai bulan Juli September 2021. Anda dapat mengakses atau untuk melihat penerima BLT UMKM.

Namun, lebih baik siapkan KTP Anda. Nantinya, data berupa nomor KTP digunakan saat login atau Lantas, bagaimana cara cek penerima BLT UMKM?

Login untuk cek penerima Program Banpres (Bantuan Presiden) Produktif UMKM. Masukkan nomor KTP dan kode verifikasi Lalu, klik

Apabila Anda bukan penerima BPUM, maka akan muncul keterangan sebagai berikut: “ Nomor eKTP tidak terdaftar sebagai penerima BPUM. ” Masuk ke laman

Kemudian, isi nomor KTP Pilih Cari Maka akan muncul pemberitahuan jika Anda masuk/tidak terdaftar sebagai penerima BPUM 2021

Ketika Anda menerima informasi melalui SMS oleh bank penyalur, penerima harus segera melakukan verifikasi ke bank penyalur yang sudah ditentukan. Penerima juga harus membawa beberapa dokumen berikut ini: KTP

Fotokopi NIB atau SKU Kartu Keluarga (KK) Penerima mengonfirmasi dan menandatangani pertanggungjawaban mutlak sebagai bukti penerima BLT UMKM.

Setelah itu, penerima harus melakukan verifikasi dokumen dan data. Lalu, bank penyalur akan mencairkan dana sebesar Rp 1,2 juta secara langsung. Dikutip dari , ada penambahan target penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Hal tersebut, sebagai respon dari APBN untuk PPKM darurat saat ini. Dimana, total alokasi Rp15,36 triliun untuk 12,8 juta usaha mikro dengan indeks bantuan Rp1,2 juta bantuan produktif cash. Untuk kuartal 1 dan kuartal 2 baru terealisir 9,8 juta penerima dengan realisasinya Rp11,76 triliun.

“Untuk PPKM darurat ini yang pada bulan Juli kita berharap sampai dengan September untuk sisa anggarannya 3,6 triliun bagi 3 juta UMKM bisa diberikan sehingga juga sekali lagi membantu masyarakat pada kondisi PPKM darurat,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Jumat (2/7/2021). Sri Mulyani Indrawati menyampaikan informasi tersebut dalam Konferensi Pers membahas Aspek APBN Terhadap Implementasi PPKM Darurat secara daring kemarin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.