Tak Ada Gading yang Tak Retak, Scholes Tetap Temukan Kesalahan Solskjaer Usai Permalukan AS Roma

Selayaknya sebuah peribahasa yang berbunyi bahwa tak ada gading yang tak retak, berarti tak ada manusia yang sempurna. Kritikan tetap dilancarkan Paul Scholes yang mengarah kepada Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih Manchester United. Eks gelandang Manchester United mengkritik keputusan Solskjaer dalam menentukan opsi bermain beberapa pemain besutannya.

Mulai dari kritikan ketidakbiasaan Solskjaer memainkan Marcus Rashford pada posisi winger kanan. Sampai mempercayakan Paul Pogba untuk mengisi pos sayap kiri yang lebih banyak diisi Rashford. Meskipun raihan kemenangan telak diraih Manchester United dengan mengalahkan AS Roma dengan skor 6 2 di Stadion Old Trafford, Jumat (30/4/2021) dinihari tadi.

Scholes tetap tak sungkan untuk berbagi kritikan agar Manchester United berbenah menjadi tim yang kuat. Mantan gelandang enerjik Timnas Inggris itu terus terang menyampaikan ada kesalahan dalam cara kepelatihan Solskjaer. "Saya tidak menyangka Rashford tertarik bermain di sayap kanan," heran Scholes dilansir BBC.

"Memang benar dia masih bisa bermain bagus dan Solskjaer bisa menjadikannya sebagai rencana permainan,". "Tapi pada laga ini, Manchester United sejatinya punya banyak opsi personil," tambahnya. Scholes berpandangan akan lebih bijak bagi Solskjaer tetap mengembalikan Rashford dan Pogba pada posisi semula.

Lalu, pos kanan masih bisa ditempati pemain muda berkualitas seperti Mason Greenwood atau Daniel James. "Sementara itu, Solskjaer justru juga menempatkan pemain gelandang terorganisir seperti Pogba di sayap kiri," tanya Scholes. "Memang Bruno Fernandes tepat dalam menjalankan peran sebagai pemain nomor sepuluh,".

"Namun membiarkan Mason Greenwood duduk di bangku cadangan, ia seharusnya bisa menjadi pemain favorit yang dimainkan di sisi sayap kanan,". "Rashford seharusnya di sayap kiri, Mason ke kanan, dan penyerang tengah ada Cavani," sarannya. Kemenangan telak dengan skor mencolok melawan AS Roma seakan akan membuat langkah Manchester United sudah satu kaki berada di fase final Liga Eropa musim ini.

Tim Setan Merah kini hanya perlu hasil imbang untuk bisa menyingkirkan AS Roma pada leg kedua mendatang. Sementara itu, AS Roma yang secara mengejutkan tumbang dengan skor tragis secara tidak langsung mencoreng wajah sepak bola Italia. AS Roma sejatinya sudah berhasil unggul terlebih dahulu dengan skor 1 2 melawan Manchester United pada babak pertama.

Gol dari Lorenzo Pellegrini (15) dan Edin Dzeko (33) berhasil menganulir keunggulan Manchester United yang unggul lebih dahulu lewat Bruno Fernandes (9'). Hanya saja AS Roma dikejutkan dengan gelontoran lima gol yang dicetak oleh para pemain tuan rumah pada paruh kedua. Gol dari Bruno Fernandes (71'), Edinson Cavani (48', 64'), Paul Pogba (75'), dan Mason Greenwood (85') membuat AS Roma harus menanggung malu dalam laga kali ini.

AS Roma akan mencoba berjuang sepenuhnya untuk menciptakan keajaiban guna membalikkan keadaan pada leg kedua di Stadion Olimpico, Jumat (7/5/2021) pekan depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.